You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Masyarakat Dihimbau Beli Hewan Kurban Di Tempat Yang Sudah Diperiksa
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Masyarakat Diimbau Beli Hewan Kurban di Tempat Penampungan

Untuk menjamin hewan kurban yang dijual aman, Wali Kota Jakarta Pusat, Mangara Pardede mengimbau,

Kita imbau jangan beli hewan yang diperjualbelikan di fasilitas umum seperti di atas saluran ataupun di jalan raya

masyarakat untuk membeli di tempat yang sudah diperiksa Sudin Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan (KPKP) Jakarta Pusat.

Dikatakan Mangara, pemerintah tidak akan melakukan pemeriksaan hewan kurban yang dijual di fasilitas umum, sehingga tidak ada jaminan bahwa hewan itu sehat.

Penjual Hewan Kurban di Tanah Abang Marak

"Kita imbau jangan beli hewan yang diperjualbelikan di fasilitas umum seperti di atas saluran ataupun di jalan raya, karena kita tak berani jamin kesehatan hewannya," ujar Mangara, Selasa(22/9).

Kepala Suku Dinas Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan Jakarta Pusat, Muljadi menambahkan, hewan yang dijual di tempat terlarang tidak diperiksa karena bertentangan dengan Perda No.8 tahun 2007 tentang ketertiban umum. Apalagi menggunakan lahan Fasos-Fasum merugikan banyak kepentingan orang lain.

        

"Pedagang hewan kurban di wilayah Jakarta Pusat tersebar di 73 titik, 47 titik merupakan pedagang hewan kurban kurban yang berjualan di lokasi penampungan yang telah ditetapkan Pemerintah Kota Jakarta Pusat sedangkan 26 sisanya adalah pedagang hewan kurban liar," tanda Muljadi.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6784 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6156 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1400 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1278 personTiyo Surya Sakti
  5. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1273 personAnita Karyati